PHINISIMEDIA.COM, MAKASSAR — Ketua Umum Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) DPD Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar), Arief R. Pabettingi, menjadi salah satu narasumber utama dalam kegiatan Sulsel Export Outlook 2026 yang digelar di Hotel Dalton Makassar, Kamis (12/2), pukul 13.00–16.00 WITA.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Bank Mandiri, PT Kawasan Industri Makassar (KIMA), dan GPEI DPD Sulselbar, sebagai upaya memperkuat sinergi dalam mendorong pertumbuhan ekspor daerah di tengah dinamika ekonomi global.
Kegiatan ini di buka oleh RCEO Bank Mandiri Region X Sulawesi dan Maluku, Nunung Andreas Wisnu.
Acara ini mengundang para pelaku usaha ekspor yang berada di kawasan KIMA, area Kota Makassar, hingga tingkat provinsi. Tercatat sekitar 60 peserta hadir dalam kegiatan ini, yang didominasi langsung oleh para owner dan manager perusahaan.
Antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga akhir acara, khususnya saat sesi pemaparan materi dan dialog interaktif.
Dalam materinya bertajuk “Strategi serta Potensi Pasar Ekspor Indonesia & Sulawesi Selatan”, Arief R. Pabettingi menekankan pentingnya kesiapan pelaku usaha menghadapi tantangan global 2026, termasuk penguatan daya saing produk dan efisiensi rantai pasok.
“Sulawesi Selatan memiliki potensi ekspor yang sangat besar, mulai dari perikanan, kakao, rumput laut, kopi, hingga produk manufaktur bernilai tambah. Kunci ke depan adalah kolaborasi, peningkatan kualitas, serta kemampuan membaca tren pasar global,” ujar Arief.
Koordinator Wilayah Sulawesi dan Maluku DPP GPEI ini juga menegaskan bahwa GPEI Sulselbar siap menjadi mitra strategis dalam mendampingi pelaku usaha yang ingin memperluas pasar ke tingkat internasional.

Selain Arief, kegiatan ini menghadirkan Alif Abadi, Direktur Utama PT KIMA, yang membawakan materi tentang strategi kolaborasi untuk pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Sementara dari Bank Mandiri, paparan ekonomi global dan pengelolaan likuiditas disampaikan oleh Bapak Dendi Ramdani, Chief Economist Bank Mandiri, yang sekaligus memberikan gambaran outlook ekonomi nasional dan global ke depan.
Suasana semakin dinamis saat sesi dialog interaktif dan tanya jawab, di mana para peserta aktif menyampaikan pertanyaan terkait pembiayaan ekspor, tantangan pasar global, serta strategi penguatan bisnis di tengah fluktuasi ekonomi.
Memasuki penghujung acara, kegiatan dilanjutkan dengan sesi talk show dari Bank Mandiri, yang memperdalam pembahasan strategi pembiayaan dan dukungan perbankan terhadap sektor ekspor.
Sebagai bentuk apresiasi, dilakukan penyerahan plakat oleh Ketua GPEI Sulselbar, Arief R. Pabettingi, kepada para narasumber yakni Alif Abadi (Direktur Utama PT KIMA), Dendi Ramdani (Chief Economist Bank Mandiri), serta CEO Bank Mandiri Region X Sulawesi dan Maluku, Bapak Nunung Andreas Wiwinu.
Kegiatan Sulsel Export Outlook 2026 ditutup dengan sesi foto bersama, menandai komitmen bersama untuk memperkuat ekosistem ekspor Sulawesi Selatan melalui kolaborasi multipihak.
Comment