PHINISIMEDIA.COM, BALIKPAPAN — SMP Negeri 9 Balikpapan menggelar kegiatan Kokurikuler Kreasi Tekstil dengan fokus pada pembuatan taplak meja menggunakan teknik Shibori. Kegiatan ini berlangsung selama Senin–Kamis, 8–11 Desember 2025, dan diikuti oleh seluruh siswa dari kelas VII, VIII, dan IX sesuai jadwal praktik yang telah ditentukan.
Kegiatan dibuka pada hari Senin (8/12) dengan sesi pembukaan dan sosialisasi mengenai teknik Shibori, mulai dari sejarah, jenis pola, hingga langkah-langkah proses pewarnaan.
Kemudian Selasa (9/12): Praktik untuk kelas VII. Rabu (10/12): Praktik untuk kelas VIII, dan Kamis (11/12): Praktik untuk kelas IX
Selama proses sosialisasi, siswa terlihat antusias mengeksplorasi teknik lipat-ikat untuk menciptakan pola Shibori unik pada kain yang akan mereka gunakan.
Plt Kepala SMPN 9 Balikpapan, Amira, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Kegiatan Kokurikuler Kreasi Tekstil ini memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga menghasilkan karya seni yang bernilai guna. Teknik Shibori melatih kreativitas, ketelitian, dan kesabaran—kompetensi penting yang harus dimiliki peserta didik masa kini,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan praktik seperti ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengeksplorasi bakat dan minat di bidang seni dan kerajinan tangan. “Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa percaya diri dan kreativitas siswa, serta menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan dan berkesan,” tambahnya.
Ketua Panitia Pelaksana, Adhe Irma Yuniari menyampaikan bahwa praktik Shibori ini memberikan ruang bagi siswa untuk bereksplorasi dalam dunia seni berbasis budaya.
“Siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga menciptakan karya yang bisa digunakan. Taplak meja Shibori menjadi produk yang bernilai estetika dan bisa dibawa pulang sebagai hasil belajar,” ujarnya.
Kegiatan Kokurikuler Kreasi Tekstil ini menjadi salah satu bentuk komitmen sekolah dalam menghadirkan pembelajaran yang variatif dan kontekstual, serta mendukung pengembangan kompetensi peserta didik secara menyeluruh.
Comment