PHINISIMEDIA.COM, MAKASSAR — Kiprah Wakil Ketua Umum Bidang Fiskal dan Kepabeanan DPP Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA), Arief R. Pabettingi, kembali mendapat pengakuan di ranah akademik. Ia resmi menerima Surat Tugas Mengajar dari Politeknik Maritim AMI Makassar (Polimarim) Jurusan Trasportasi Laut dengan mata kuliah Freight Forwarding dan Multimoda untuk Semester Genap Tahun Akademik 2025–2026.
Berdasarkan dokumen resmi bernomor UM.21/079/STM/II/2026, Arief ditugaskan sebagai Dosen Praktisi pada mata kuliah Tata Laksana & Freight Forwarding di institusi pendidikan pelayaran tersebut. Surat tugas itu diterbitkan oleh Yayasan Perguruan Tinggi Karya Dharma Makassar, sebagai bagian dari pelaksanaan pendidikan perwira transportasi laut.
Penunjukan ini menjadi refleksi atas rekam jejak panjang Arief di sektor logistik, kepabeanan, dan ekspor nasional. Selain menjabat sebagai Wakil Ketua Umum DPP ALFI/ILFA, ia juga merupakan Ketua GPEI Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) serta Koordinator Wilayah Sulawesi dan Maluku DPP GPEI.

Sebagai figur yang aktif dalam isu fiskal dan kepabeanan nasional, Arief dinilai memiliki kompetensi praktis yang kuat untuk dibagikan kepada mahasiswa, khususnya dalam bidang freight forwarding dan manajemen rantai logistik internasional.
Kehadiran praktisi di ruang kelas menjadi bagian penting dari penguatan kurikulum pendidikan vokasi, terutama di sektor maritim yang menuntut integrasi antara teori dan praktik lapangan. Polimarim sendiri dikenal sebagai institusi yang fokus mencetak sumber daya manusia di bidang transportasi laut dan logistik.
Dalam berbagai kesempatan, Arief menegaskan pentingnya menyiapkan generasi muda yang memahami dinamika perdagangan global, regulasi kepabeanan, serta sistem logistik modern.
“Dunia logistik dan ekspor terus berubah. Mahasiswa harus dibekali wawasan aktual, bukan hanya teori, tetapi juga pengalaman riil di lapangan,” ujarnya.
Rekam jejak Arief di dunia usaha dan organisasi memperlihatkan konsistensinya dalam mendorong penguatan daya saing ekspor dan efisiensi logistik nasional.
Di ALFI/ILFA, ia aktif menyuarakan kebijakan fiskal dan kepabeanan yang pro-bisnis dan mendukung kelancaran arus barang. Sementara di GPEI, ia mendorong UMKM naik kelas menjadi eksportir serta memperluas pasar internasional bagi produk-produk daerah.
Penugasan mengajar di Polimarim semakin mempertegas posisi Arief sebagai figur yang menjembatani dunia industri dan dunia akademik. Kombinasi pengalaman organisasi, kepemimpinan regional, serta kontribusi pendidikan menunjukkan kualitas kepemimpinan yang komprehensif — tidak hanya membangun sektor logistik dan ekspor, tetapi juga menyiapkan sumber daya manusia masa depan.
Dengan peran strategisnya di tingkat nasional dan regional, Arief R. Pabettingi dinilai sebagai salah satu tokoh logistik dan ekspor yang konsisten membangun ekosistem perdagangan Indonesia yang lebih kompetitif dan berkelanjutan.
Comment