PHINISIMEDIA.COM, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menekankan pentingnya melibatkan anak-anak dalam setiap kegiatan keagamaan sebagai langkah strategis menyiapkan generasi Qur’ani yang berakhlak mulia demi menyongsong Generasi Emas Indonesia 2045. Untuk itu, ia mengimbau agar masjid terus didorong menjadi lingkungan yang ramah dan nyaman bagi anak.
Pesan tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Keluarga Besar ORW 002 Kelurahan Kaluku Bodoa bersama Masjid Nurutarbiyah Datuk Ribandang, Kecamatan Tallo, Sabtu (12/9/2026) malam.
Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Appi ini mengaku selalu mencari keberadaan anak-anak setiap kali menghadiri acara keagamaan di tengah masyarakat.
“Di setiap kegiatan Maulid yang selalu saya cari pertama Bapak, Ibu sekalian, bukan telur. Tapi anak-anak yang datang,” ujar Munafri.
Ia mengungkapkan keprihatinannya jika peringatan hari besar Islam justru sepi dari partisipasi generasi muda. Menurutnya, tanpa keterlibatan anak-anak sejak dini, rantai tradisi dan nilai-nilai keislaman berisiko terputus di masa depan.
Oleh karena itu, Munafri mengingatkan para pengurus masjid dan jemaah agar tidak bersikap terlalu keras ketika anak-anak bermain atau berlari-lari kecil di area masjid. Pendekatan yang represif dinilai dapat memicu trauma dan membuat anak enggan kembali memakmurkan masjid.
“Karena kita takut anak-anak ini menjadi trauma dan tidak mau masuk di masjid. Bapak, Ibu bisa bayangkan betapa ruginya kita kalau anak-anak kita sudah tidak mau masuk di masjid lagi,” tegasnya.
Mengapresiasi tingginya kehadiran anak-anak pada peringatan Maulid di Kaluku Bodoa, Wali Kota Makassar berharap pola pendampingan yang ramah ini dapat terus dijaga secara konsisten di seluruh wilayah Kota Makassar.
“Mudah-mudahan anak-anak inilah yang ke depan akan menjadi generasi Qur’ani, generasi Islam, generasi emas Indonesia di tahun 2045 yang akan datang,” pungkasnya.
Comment