Pemkot Makassar Tetapkan Perubahan APBD 2026 Rp4,56 Triliun, Fokus Penajaman Belanja

Screenshot

PHINISIMEDIA.COM, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menetapkan estimasi Pendapatan Daerah sebesar Rp4,56 triliun dalam Ranperda Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.

Angka tersebut terkoreksi sekitar Rp128 miliar atau turun 2,75 persen dari target APBD Pokok 2026 yang sebelumnya berada pada nilai Rp4,69 triliun.

Koreksi ini disampaikan oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam Rapat Paripurna Jawaban Eksekutif atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kota Makassar di Balai Kota, Senin (28/9/2026).

Munafri menjelaskan bahwa penyesuaian angka pendapatan ini didasarkan pada hasil kalkulasi riil penerimaan daerah, dinamika dana transfer, serta analisis ruang fiskal Kota Makassar hingga penutupan tahun anggaran.

“Prinsip utama yang kami pegang bukan seberapa besar angka anggarannya, melainkan memastikan setiap rupiah dalam APBD memberikan manfaat langsung yang dapat dirasakan oleh warga,” ujar wali kota yang akrab disapa Appi tersebut.

Penurunan pendapatan daerah dipengaruhi oleh terkoreksinya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Rp2,32 triliun menjadi Rp2,27 triliun—terutama akibat penurunan target retribusi daerah hingga 33,25 persen.

Selain itu, pos Pendapatan Transfer juga berkurang sekitar Rp137 miliar menjadi Rp2,22 triliun akibat penurunan pada penerimaan Transfer Antar Daerah.

Menyikapi hal itu, Pemkot Makassar memperketat alokasi belanja daerah agar tetap proporsional dan berada dalam koridor kemampuan fiskal yang sehat.

Langkah pembenahan penerimaan juga terus dipacu melalui skema intensifikasi dan ekstensifikasi pajak.

Sederet strategi disiapkan, mulai dari integrasi data pajak daerah, pemutakhiran basis objek pajak, perluasan kanal pembayaran digital, hingga optimalisasi Opsen PKB dan BBNKB.

Pemkot Makassar juga mengintensifkan koordinasi bersama Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan demi menjamin kelancaran penyaluran dana transfer.

Melalui penajaman belanja dan pengelolaan anggaran yang lebih terukur, Pemkot Makassar berkomitmen menjaga stabilitas keuangannya sembari memastikan program-program prioritas untuk pelayanan masyarakat tetap berjalan maksimal.

Comment