Deklarator Demokrat Reza Ali Dukung Appi, Dorong Kader Bersatu Jelang Musda Sulsel

PHINISIMEDIA.COM, MAKASSAR — Dukungan terhadap Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi untuk memimpin Partai Demokrat Sulawesi Selatan menguat.

Deklarator sekaligus mantan Ketua DPD Demokrat Sulsel Reza Ali secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap Appi di tengah mencuatnya nama tersebut dalam bursa calon ketua menjelang Musyawarah Daerah (Musda).

Reza berharap dukungan terhadap Appi dapat menjadi momentum bagi kader Demokrat Sulsel untuk bersatu dan bersama-sama mendorong kemajuan partai.

“Saya mendukung dan berharap semua kader sepakat dan berjuang untuk kemajuan Demokrat Sulsel demi kemajuan bangsa dan negara,” kata Reza.

Menurut Reza, Appi memiliki karakter yang dinilai sesuai dengan visi dan misi Partai Demokrat. Atas pertimbangan tersebut, ia menilai Wali Kota Makassar itu layak memimpin Demokrat Sulsel.

“Pas. Cocok sesuai dengan karakter Appi dengan visi misi Demokrat,” ujarnya.

Reza juga menyinggung kepemimpinan Appi di Kota Makassar. Ia menilai sejumlah perkembangan di ibu kota Sulawesi Selatan itu menjadi salah satu pertimbangan dalam memberikan dukungan.

“Kota Makassar juga semakin tertata, bersih, inflasi rendah dan terkendali. Mantap,” katanya.

Nama Appi sebelumnya mencuat dalam bursa calon Ketua DPD Demokrat Sulsel menjelang Musda. Namun, hingga kini belum ada kepastian mengenai keputusan Appi untuk maju. Demokrat Sulsel juga masih menunggu penetapan jadwal Musda dari DPP.

Di sisi lain, internal Demokrat Sulsel telah menyatakan terbuka jika Appi memilih bergabung dan maju dalam Musda.

Ketua Bappilu DPD Demokrat Sulsel Andi Januar menyebut pihaknya tidak ingin mendahului keputusan politik Appi maupun mekanisme organisasi partai.

Dukungan Reza menambah dinamika menjelang suksesi kepemimpinan Demokrat Sulsel. Sebagai deklarator sekaligus mantan ketua DPD, pernyataan Reza menjadi salah satu dukungan terbuka dari tokoh senior partai terhadap figur yang kini disebut-sebut masuk dalam bursa calon ketua.

Sementara itu, mekanisme pencalonan dan keputusan resmi mengenai siapa saja yang akan bertarung tetap bergantung pada proses internal Partai Demokrat.

Comment