PHINISIMEDIA.COM, MAKASSAR – MAKASSAR — Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar terus memperkuat komitmennya dalam memberdayakan masyarakat melalui pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal.
Langkah nyata ini diwujudkan lewat pelatihan peningkatan kapasitas desain dan inovasi beretika bertema “Terciptanya Desain Lokal Kecamatan” yang digelar di Auditorium TP PKK Kota Makassar, 8–9 Oktober 2026.
Kegiatan yang diikuti oleh para kader TP PKK dan perwakilan masyarakat dari berbagai kecamatan ini dirancang untuk mengasah keterampilan serta kreativitas dalam melahirkan produk-produk unggulan berciri khas daerah.
Pelatihan tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Bidang III TP PKK Makassar, Prof. Hadijah Mahyuddin.
Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menggali potensi budaya lokal agar dapat bertransformasi menjadi karya kreatif bernilai ekonomi tinggi.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap kader TP PKK dan masyarakat tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang desain, tetapi juga mampu mengembangkan kreativitas dengan mengangkat nilai-nilai budaya lokal. Kita ingin setiap kecamatan memiliki desain yang khas dan mencerminkan identitas daerahnya masing-masing,” ujar Prof. Hadijah.
Ia juga mengingatkan agar setiap inovasi yang dikembangkan tetap menjunjung tinggi etika dan menghormati akar budaya. Dengan demikian, produk yang dihasilkan tidak sekadar indah secara estetika, tetapi juga efektif sebagai media pelestarian budaya sekaligus mendongkrak kesejahteraan masyarakat.
“Yang terpenting, inovasi yang dihasilkan tetap memperhatikan etika dan menghargai budaya kita. Dengan begitu, desain lokal tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga menjadi bagian dari upaya melestarikan budaya sekaligus meningkatkan potensi ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Untuk memastikan peserta mendapatkan pemahaman yang komprehensif, TP PKK Makassar menghadirkan empat narasumber kompeten yang terdiri atas desainer profesional, seniman batik, penggiat pembatikan, serta akademisi dan pengajar seni rupa, yakni Fantri Pribadi, Nasir, Hilal Cahril, dan Muhammad Habil Anugrah Simanjuntak.
Selain menerima materi konseptual mulai dari teknik eksplorasi inspirasi hingga penyusunan pola, para peserta juga antusias mengikuti sesi praktik langsung membatik.
Pendampingan intensif ini membekali peserta dengan keterampilan teknis dalam mengolah motif tradisional menjadi karya kain yang bern karakter.
Melalui pelatihan dua hari ini, TP PKK Kota Makassar optimis para kader dan perwakilan kecamatan mampu membawa pulang ilmu aplikatif untuk dikembangkan di wilayah masing-masing, sehingga melahirkan produk unggulan lokal yang inovatif, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Comment