PHINISIMEDIA.COM, JERMAN – Harry Kane dikabarkan menutup peluang pindah ke Barcelona dan memilih melanjutkan kariernya bersama Bayern Munich.
Keputusan tersebut menjadi pukulan bagi salah satu klub raksasa Spanyol yang sedang mencari sosok penyerang kelas dunia untuk memperkuat lini depan mereka.
Menurut laporan media, Barcelona sempat mencoba mencari informasi terkait kemungkinan mendatangkan Kane.
Klub asal Catalunya itu melihat striker timnas Inggris tersebut sebagai salah satu opsi untuk memperkuat proyek jangka panjang mereka.
Namun respons yang diterima tidak sesuai harapan. Melalui perwakilannya, Kane dikabarkan menegaskan bahwa dirinya merasa nyaman di Jerman dan belum memiliki rencana meninggalkan Die Roten dalam waktu dekat.
Meski kesempatan bermain di Camp Nou dinilai tetap memiliki daya tarik besar, Kane disebut masih fokus bersama Bayern.
Pembicaraan mengenai masa depannya juga disebut baru akan dilakukan setelah tugasnya di Piala Dunia selesai.
Keputusan tersebut semakin memperlihatkan betapa nyamannya Kane menjalani karier di Bundesliga. Sejak didatangkan dari Tottenham Hotspur pada 2023, adaptasinya berjalan sangat mulus.
Penyerang berusia 32 tahun itu bahkan memilih untuk tidak mengaktifkan klausul pelepasan dalam kontraknya musim panas ini.
Situasi tersebut menjadi sinyal kuat bahwa ia masih ingin melanjutkan perjalanannya bersama klub Bavaria tersebut.
Kontribusi Kane juga terbilang luar biasa.
Pada musim 2025/2026, ia mencatatkan 61 gol dan tujuh assist dalam 51 pertandingan di semua kompetisi.
Catatan itu membuatnya terus menjadi sosok penting di lini serang Bayern.
Pihak Bayern sendiri disebut ingin memperpanjang masa baktinya.
Manajemen klub sebelumnya juga telah mengisyaratkan adanya pembicaraan mengenai kontrak baru agar Kane tetap menjadi bagian dari proyek jangka panjang mereka.
Di sisi lain, ada sisi menarik dari kabar penolakan ini. Barcelona bukan lawan asing bagi Bayern Munich di kompetisi Eropa.
Kedua tim memiliki sejarah panjang di Liga Champions, termasuk salah satu hasil yang paling diingat banyak penggemar sepak bola.
Pada musim 2019/2020, Bayern pernah mempermalukan Barcelona dengan skor telak 8-2 di perempat final Liga Champions.
Kekalahan tersebut menjadi salah satu hasil paling menyakitkan dalam sejarah Blaugrana dan hingga kini masih sering dibicarakan.
Kini Barcelona kembali harus menerima kenyataan pahit, kali ini bukan di atas lapangan, melainkan di bursa transfer.
Barcelona tersebut gagal meyakinkan salah satu striker terbaik dunia untuk bergabung dan harus mencari opsi lain demi memperkuat skuad mereka.
Comment