PHINISIMEDIA.COM, MAKASSAR – Muh Fadhil Hery Putra Pratama menjadi salah satu siswa SMA Ranu Harapan Islamic School (RHIS) yang mencatatkan prestasi membanggakan pada Wisuda Tahfidz Al-Qur’an yang digelar Yayasan Ranu Prima di Sandeq Ballroom Hotel Claro Makassar, Jumat (17/7/2026).
Dalam prosesi wisuda tersebut, Fadhil dinyatakan lulus ujian tahfidz dengan capaian hafalan 10 juz Al-Qur’an. Prestasi itu menjadikannya salah satu wisudawan dengan jumlah hafalan terbanyak dari jenjang SMA pada Wisuda Tahfidz RHIS tahun ini.
Keberhasilan Fadhil menghafal 10 juz Al-Qur’an menjadi kebanggaan tersendiri bagi kedua orang tuanya, Yahya dan Herna S Labi.
Keduanya mengaku terharu melihat perjuangan putra mereka membuahkan hasil.
Yahya mengatakan, capaian tersebut merupakan nikmat besar yang patut disyukuri. Baginya, tidak ada kebahagiaan yang lebih indah selain melihat anak tumbuh menjadi pribadi yang dekat dengan Al-Qur’an.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Melihat Fadhil bisa menghafal 10 juz Al-Qur’an adalah kebahagiaan yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Ini menjadi kebanggaan bagi keluarga kami,” ujarnya.
Meski telah mencapai hafalan 10 juz, Yahya berharap putranya tidak cepat merasa puas.
Ia ingin Fadhil terus menjaga hafalan yang telah dimiliki dan melanjutkan perjalanan menghafal hingga tuntas 30 juz.
“Kami berharap Fadhil tetap istiqamah. Semoga Allah memudahkan langkahnya untuk menyelesaikan hafalan 30 juz dan mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Rasa bangga juga disampaikan sang ibu, Herna S Labi. Ia mengaku menyaksikan secara langsung proses yang dilalui putranya selama mengikuti program tahfidz di sekolah.
Menurutnya, menghafal Al-Qur’an membutuhkan kesabaran, kedisiplinan, dan komitmen yang kuat. Karena itu, ia bersyukur Fadhil mampu melewati setiap tahapan hingga berhasil menghafal 10 juz.
“Sebagai seorang ibu, saya sangat bangga dan terharu. Semoga Fadhil terus menjaga hafalannya dan semakin mencintai Al-Qur’an,” ujarnya.
Herna berharap wisuda tahfidz tidak menjadi akhir dari perjalanan putranya sebagai penghafal Al-Qur’an.
“Harapan kami, ini menjadi awal untuk terus menambah hafalan sampai khatam 30 juz. Semoga Allah selalu memberikan kemudahan dan keberkahan,” tuturnya.
Muh Fadhil Hery Putra Pratama merupakan salah satu siswa SMA yang mengikuti program tahfidz di Ranu Harapan Islamic School.
Selain mengikuti pembelajaran akademik, ia juga menjalani pembinaan hafalan Al-Qur’an secara rutin di bawah bimbingan para guru tahfidz.
Program tersebut dirancang agar siswa mampu menyeimbangkan prestasi akademik dengan pembentukan karakter dan nilai-nilai keislaman.
Melalui kegiatan setoran hafalan dan murojaah setiap hari, para siswa dibimbing untuk menjaga kualitas hafalan sekaligus meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Keberhasilan Fadhil menghafal 10 juz menunjukkan bahwa semangat belajar dan disiplin yang tinggi mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan. Capaian tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk terus mencintai Al-Qur’an dan menjadikan hafalan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Tahun ini, Yayasan Ranu Prima mewisuda sebanyak 176 murid Ranu Harapan Islamic School yang dinyatakan lulus ujian hafalan Al-Qur’an. Para peserta berasal dari jenjang SD, SMP, hingga SMA dengan capaian hafalan yang beragam.
Prosesi Wisuda Tahfidz menjadi bentuk apresiasi kepada para siswa atas kerja keras mereka dalam menghafal Al-Qur’an, sekaligus penghargaan kepada para guru dan orang tua yang selama ini mendampingi proses pendidikan.
Bagi Yahya dan Herna S Labi, keberhasilan putra mereka menghafal 10 juz Al-Qur’an bukan hanya menjadi kebanggaan keluarga, tetapi juga amanah yang harus terus dijaga. Mereka berharap Fadhil tetap istiqamah, terus menambah hafalan, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam setiap langkah kehidupannya.
Comment