PHINISIMEDIA.COM, MAKASSAR – Mesin gol Bayern Munchen, Harry Kane, dinilai layak menjadi pemenang Ballon d’Or 2026 setelah tampil luar biasa sepanjang musim bersama klub dan tim nasional Inggris.
Penilaian tersebut disampaikan mantan bek Liverpool dan Timnas Inggris, Jamie Carragher.
Carragher menilai Kane telah menunjukkan konsistensi dan performa yang pantas menyandang status pemain terbaik dunia dalam 12 bulan terakhir.
Menurutnya, ketajaman sang kapten Inggris tidak hanya terlihat di level klub, tetapi juga berlanjut di panggung Piala Dunia 2026.
“Berdasarkan performa dalam 12 bulan terakhir, Kane seharusnya memenangkan Ballon d’Or,” ujar Carragher seperti dikutip dari The Telegraph.
Sepanjang musim 2025-2026, Kane tampil sangat produktif bersama Bayern Munchen.
Penyerang berusia 32 tahun itu berhasil mencetak 61 gol dari 51 pertandingan di semua kompetisi.
Kontribusi tersebut juga membantu Bayern meraih dua gelar domestik, yakni Bundesliga Jerman dan DFB Pokal.
Ketajaman Kane kemudian berlanjut saat memperkuat Timnas Inggris di Piala Dunia 2026.
Hingga fase gugur turnamen, Kane sudah mengoleksi enam gol dan menjadi salah satu kandidat terkuat dalam perebutan Sepatu Emas.
Ketajamannya membuat nama Kane semakin sering masuk dalam pembicaraan soal kandidat Ballon d’Or tahun ini.
Meski demikian, Carragher menilai peluang Kane untuk meraih penghargaan individu paling prestisius tersebut masih sangat dipengaruhi hasil Piala Dunia 2026.
Menurut Carragher, sejarah menunjukkan Ballon d’Or pada tahun penyelenggaraan Piala Dunia sering kali jatuh kepada pemain kunci dari negara yang berhasil menjadi juara.
“Sayangnya, kemungkinan besar ia tidak akan memenangkannya karena pada tahun Piala Dunia, penghargaan itu biasanya jatuh kepada pemain utama dari tim yang menjadi juara,” kata Carragher.
Ia mengakui Inggris masih memiliki peluang untuk meraih trofi dunia, tetapi performa The Three Lions sejauh ini dinilai belum sepenuhnya meyakinkan.
“Saya sangat ingin percaya Inggris bisa memenangkannya, tetapi performa mereka belakangan ini belum memberi dasar yang cukup untuk berpikir demikian,” tambahnya.
Carragher juga menilai persaingan Ballon d’Or tahun ini tidak hanya bergantung pada performa individu. Dua nama besar yang disebut berpotensi menjadi penghalang Kane adalah Kylian Mbappe dan Lionel Messi.
Mbappe saat ini masih bersaing dalam perebutan Sepatu Emas Piala Dunia 2026 bersama Kane, sementara Messi tetap menjadi ancaman besar karena berpeluang membawa Argentina kembali melangkah jauh di turnamen.
Dengan performa impresif yang terus ditunjukkan, Harry Kane kini memiliki peluang besar menambah pencapaian individu dalam kariernya.
Namun jalan menuju Ballon d’Or tampaknya masih akan ditentukan oleh satu hal: siapa yang mampu mengangkat trofi Piala Dunia 2026.
Jika ingin dibuat lebih tajam ala portal olahraga dengan gaya klik tinggi, saya bisa ubah judul dan lead-nya.
Comment