PHINISIMEDIA.COM, MAKASSAR – Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) terus memperkuat kolaborasi dengan dunia perbankan dalam upaya mendorong pertumbuhan ekspor daerah. Salah satunya melalui pertemuan dan diskusi bersama jajaran manajemen Bank Mandiri (Persero) Tbk Area Sulampua yang membahas dukungan terhadap pelaku usaha dan UMKM di Sulawesi Selatan.
Ketua GPEI Sulselbar, Arief R. Pabettingi, mengatakan sinergi antara organisasi eksportir dan lembaga perbankan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekspor, khususnya di tengah kondisi ekonomi global yang masih penuh tantangan.
“Diskusi ini merupakan langkah kecil, tetapi memiliki makna besar dalam membangun kolaborasi untuk membantu pelaku usaha dan UMKM di Makassar maupun Sulawesi Selatan agar terus berkembang dan mampu menjaga pertumbuhan ekspor daerah,” ujar Arief

Menurutnya, Sulawesi Selatan masih memiliki banyak potensi komoditas unggulan yang dapat dikembangkan untuk menembus pasar internasional. Karena itu, dukungan pembiayaan, pendampingan bisnis, serta perluasan akses pasar menjadi kebutuhan utama bagi pelaku usaha.
“Potensi ekspor Sulawesi Selatan masih sangat besar. Di tengah ekonomi dunia yang belum sepenuhnya kondusif, kita harus tetap optimistis dan memanfaatkan setiap peluang yang ada melalui kolaborasi yang kuat,” tambahnya.
Dalam pertemuan tersebut, GPEI Sulselbar berdiskusi bersama jajaran Bank Mandiri Area Sulampua, di antaranya Ferdinand Agung (VIP Sulampua), Thony Bakhtiar (SME Banking Center Manager), M. Rozi (Trade Manager), serta Andri selaku Pimpinan Cabang Bank Mandiri Pelabuhan. Turut hadir pula jajaran GPEI Sulselbar, termasuk Reihan Rahadian.
Arief menyampaikan apresiasi kepada Bank Mandiri atas komitmennya dalam mendukung pelaku usaha, khususnya UMKM, agar mampu meningkatkan kapasitas usaha dan naik kelas menjadi eksportir.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara perbankan, pelaku usaha, dan organisasi eksportir merupakan salah satu kunci dalam memperkuat daya saing ekspor Sulawesi Selatan.
“Ketika akses pembiayaan, layanan perdagangan internasional, dan pendampingan usaha berjalan beriringan, maka semakin banyak UMKM yang siap memasuki pasar global. Ini menjadi modal penting untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah melalui ekspor,” tutup Arief.
Comment