Sosok Muhammad Rafli, Siswa SMA Ranu Harapan Islamic School Penghafal 7 Juz Al-Qur’an

Screenshot

PHINISIMEDIA, MAKASSAR – Muhammad Rafli menjadi salah satu siswa SMA Ranu Harapan Islamic School (RHIS) yang mencatatkan prestasi membanggakan dalam Wisuda Tahfidz Al-Qur’an yang digelar Yayasan Ranu Prima di Sandeq Ballroom Hotel Claro Makassar, Jumat (17/7/2026).

Pada prosesi wisuda tersebut, Rafli berhasil menyelesaikan hafalan tujuh juz Al-Qur’an. Capaian itu menjadikannya salah satu wisudawan dari jenjang SMA dengan hafalan terbanyak pada Wisuda Tahfidz RHIS tahun ini.

Keberhasilan Rafli mendapat apresiasi dan rasa syukur dari kedua orang tuanya, Rusli Mustafa dan Syamsidar.

Mereka berharap capaian tersebut menjadi awal bagi putranya untuk terus menambah hafalan hingga menuntaskan 30 juz Al-Qur’an.

“Alhamdulillah, kami sekeluarga sangat bersyukur. Tidak ada kebahagiaan yang lebih besar selain melihat anak bisa menjadi penghafal Al-Qur’an,” ujar Rusli Mustafa.

Menurutnya, menghafal tujuh juz bukanlah akhir dari perjalanan putranya.

Ia berharap Rafli tetap istiqamah menjaga hafalan yang telah dimiliki sekaligus terus menambah hafalan di tengah kesibukannya sebagai siswa SMA.

“Rafli sudah menghafal tujuh juz. Kami berharap dia tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus istiqamah menambah hafalan hingga khatam 30 juz,” katanya.

Rusli mengaku keluarga akan terus memberikan dukungan agar putranya tetap semangat menghafal Al-Qur’an.

“Sebagai orang tua, kami hanya bisa terus memberikan dukungan dan doa. Semoga Allah memudahkan setiap langkahnya dalam menjaga hafalan Al-Qur’an,” tuturnya.

Hal senada disampaikan sang ibu, Syamsidar.

Ia mengaku terharu melihat putranya mampu menyelesaikan hafalan tujuh juz dan mengikuti Wisuda Tahfidz RHIS.

“Saya sangat bangga melihat Rafli bisa mengikuti Wisuda Tahfidz. Semua perjuangannya selama ini akhirnya membuahkan hasil,” ujarnya.

Menurut Syamsidar, wisuda tahfidz bukan menjadi akhir dari proses belajar, melainkan awal bagi putranya untuk terus mencintai Al-Qur’an dan memperbanyak hafalan.

“Harapan saya sederhana, semoga Rafli terus mencintai Al-Qur’an, menjaga hafalannya, dan kelak bisa menyelesaikan hafalan 30 juz,” katanya.

Ia juga berharap ilmu agama yang diperoleh Rafli selama menempuh pendidikan di Ranu Harapan Islamic School dapat menjadi bekal dalam menjalani kehidupan.

“Semoga ilmu yang didapat di Ranu Harapan Islamic School menjadi bekal yang baik untuk masa depannya, baik di dunia maupun di akhirat,” ucap Syamsidar.

Program tahfidz di Ranu Harapan Islamic School menjadi salah satu program unggulan yang membiasakan para siswa menghafal dan murojaah Al-Qur’an secara rutin.

Selain mendapatkan pendidikan akademik, para siswa juga dibimbing agar memiliki karakter religius dan kedekatan dengan Al-Qur’an.

Tahun ini, Yayasan Ranu Prima mewisuda sebanyak 176 murid RHIS yang dinyatakan lulus ujian hafalan Al-Qur’an. Para peserta berasal dari jenjang SD, SMP, hingga SMA dengan capaian hafalan yang beragam.

Bagi Muhammad Rafli, keberhasilan menghafal tujuh juz Al-Qur’an menjadi langkah penting dalam perjalanan pendidikannya.

Dukungan orang tua dan para guru diharapkan menjadi motivasi baginya untuk terus menambah hafalan hingga mencapai target 30 juz serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Comment