Messi vs Harry Kane! Inggris dan Argentina Bentrok di Semifinal Piala Dunia 2026

PHINISIMEDIA.COM, ATLANTA  Panggung semifinal Piala Dunia 2026 akan menyajikan duel sarat sejarah sekaligus pertarungan dua ikon sepak bola dunia.

Timnas Inggris akan menghadapi Argentina di Atlanta Stadium, Kamis (16/7/2026) pukul 02.00 WIB, dalam laga yang diprediksi menjadi salah satu pertandingan terbesar turnamen.

Sorotan utama tertuju pada duel dua kapten tim, Lionel Messi dan Harry Kane.

Messi masih menjadi motor permainan Albiceleste, sementara Kane kembali tampil tajam sebagai ujung tombak Inggris setelah membawa The Three Lions melangkah ke empat besar.

Inggris memastikan tiket semifinal usai menumbangkan Norwegia 2-1 melalui babak perpanjangan waktu.

Jude Bellingham menjadi pahlawan kemenangan berkat dua gol yang dicetaknya.

Sementara itu, Argentina juga harus bekerja keras sebelum menyingkirkan Swiss dengan skor 3-1 lewat extra time.

Lionel Messi kembali menjadi pembeda lewat kontribusi assist dan kepemimpinannya di lapangan.

Pertemuan ini menjadi yang pertama antara Inggris dan Argentina dalam hampir 21 tahun. Terakhir kali kedua negara bertemu terjadi pada laga persahabatan di Jenewa, Swiss, pada 12 November 2005, ketika Inggris menang 3-2.

Inggris Masih Unggul Rekor

Secara keseluruhan, kedua negara telah bertemu sebanyak 13 kali dalam laga resmi yang selesai dimainkan.

Inggris unggul dengan enam kemenangan, sementara Argentina baru meraih dua kemenangan. Lima pertandingan lainnya berakhir imbang. The Three Lions juga lebih produktif dengan koleksi 21 gol, sedangkan Argentina mencetak 15 gol.

Satu pertandingan lain pada 1953 di Buenos Aires tidak masuk hitungan karena dihentikan akibat hujan deras saat skor masih 0-0.

Rivalitas Panas di Piala Dunia

Inggris dan Argentina sudah lima kali bertemu di putaran final Piala Dunia.

Pertemuan pertama terjadi pada fase grup Piala Dunia 1962 yang dimenangkan Inggris 3-1.

Empat tahun berselang, Inggris kembali menang 1-0 pada perempat final Piala Dunia 1966 melalui gol Geoff Hurst. Pertandingan tersebut dikenang karena kapten Argentina Antonio Rattin diusir wasit dalam laga yang penuh kontroversi. Insiden itu kemudian menjadi salah satu latar belakang lahirnya penggunaan kartu kuning dan kartu merah dalam sepak bola.

Argentina akhirnya membalas pada perempat final Piala Dunia 1986. Diego Maradona mencetak dua gol legendaris, yakni gol kontroversial “Tangan Tuhan” dan aksi solo yang kemudian dikenang sebagai salah satu gol terbaik sepanjang sejarah Piala Dunia.

Pada Piala Dunia 1998, kedua tim kembali bertemu di babak 16 besar. Laga berakhir imbang 2-2 sebelum Argentina menang 4-3 melalui adu penalti. Pertandingan itu juga dikenang karena kartu merah David Beckham setelah berselisih dengan Diego Simeone.

Empat tahun kemudian, Beckham membalas rasa sakit tersebut. Gol penaltinya membawa Inggris menang 1-0 atas Argentina pada fase grup Piala Dunia 2002.

Messi dan Kane Jadi Tumpuan

Pada edisi 2026, kedua tim kembali bertumpu kepada para pemain bintangnya.

Lionel Messi masih menjadi inspirasi permainan Argentina. Meski sudah memasuki usia senja dalam karier sepak bolanya, kapten Albiceleste itu tetap mampu menjadi pembeda melalui kreativitas, visi bermain, dan pengalaman di laga-laga besar.

Di kubu Inggris, Harry Kane tetap menjadi mesin gol utama. Striker Bayern Munchen tersebut tampil produktif sepanjang turnamen dan kembali menjadi tumpuan pelatih Thomas Tuchel dalam upaya membawa Inggris meraih gelar Piala Dunia pertama sejak 1966.

Selain Kane, Inggris juga memiliki Jude Bellingham yang sedang berada dalam performa terbaik setelah menjadi penentu kemenangan atas Norwegia.

Laga Sarat Emosi

Rivalitas Inggris dan Argentina tidak hanya dibangun oleh sejarah pertandingan di lapangan, tetapi juga dipengaruhi hubungan politik kedua negara, terutama setelah Perang Falkland atau Malvinas pada 1982.

Namun dalam beberapa dekade terakhir, rivalitas tersebut lebih banyak dikenang melalui momen-momen besar sepak bola, mulai dari gol “Tangan Tuhan” Maradona, kartu merah Beckham, hingga penalti balas dendam pada 2002.

Kini, lebih dari dua dekade setelah pertemuan terakhir mereka di Piala Dunia, Inggris dan Argentina kembali dipertemukan dalam duel hidup-mati di semifinal.

Pemenang laga ini akan melaju ke final untuk menghadapi pemenang pertandingan Prancis melawan Spanyol, sekaligus menjaga asa mengangkat trofi Piala Dunia 2026.

Comment