PHINISIMEDIA.COM, BALIKPAPAN – Pelepasan ekspor komoditas kemiri tujuan Jeddah, Arab Saudi di Terminal Peti Kemas (TPK) I Pelabuhan Soekarno Makassar menjadi momentum penting dalam memperkuat daya saing produk unggulan Sulawesi Selatan di pasar internasional. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan bersama sejumlah pemangku kepentingan yang selama ini berperan dalam mendorong pertumbuhan ekspor daerah.

Ketua Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar), Arief R. Pabettingi, mengatakan keberhasilan ekspor tersebut menjadi bukti bahwa produk UMKM dan pelaku usaha daerah memiliki peluang besar untuk menembus pasar global apabila didukung dengan kerja keras, kolaborasi, dan keberanian untuk terus berkembang.
“Peluang selalu ada bagi siapa saja yang mau berusaha dan terus berinovasi. Pelaku UMKM Sulawesi Selatan jangan pernah berhenti belajar dan mengembangkan usaha, karena setiap keberhasilan lahir dari proses, kerja keras, dan pengorbanan,” ujar Arief.
Menurutnya, ekspor komoditas kemiri ke Arab Saudi bukan hanya menjadi capaian satu perusahaan, tetapi juga memberikan optimisme bagi pelaku usaha lain untuk memperluas pasar ke mancanegara.
Arief mengapresiasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang terus memberikan dukungan terhadap peningkatan ekspor daerah. Ia juga menilai sinergi seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor utama dalam menciptakan iklim ekspor yang semakin kompetitif.
“Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama seluruh stakeholder terus mengawal proses pengembangan ekspor. Kolaborasi inilah yang menjadi kekuatan dalam membangun kepercayaan pasar internasional terhadap produk-produk unggulan Sulawesi Selatan,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Arief turut menyampaikan apresiasi kepada berbagai institusi yang selama ini memberikan dukungan kepada para eksportir, di antaranya Bank Indonesia, Bank Mandiri, Bank BNI, PT Pelindo, Badan Karantina Indonesia, dan Bea Cukai. Menurutnya, peran masing-masing lembaga saling melengkapi dalam memperlancar proses ekspor, mulai dari pembiayaan, pelayanan kepelabuhanan, sertifikasi, hingga kepabeanan.
Ia juga memberikan apresiasi kepada PT Onstar Pop Farm atas keberhasilannya menembus pasar Arab Saudi melalui ekspor komoditas kemiri.
“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa dengan konsistensi dan kemauan untuk terus maju, pelaku usaha Indonesia mampu bersaing di pasar global. Mimpi besar akan tercapai apabila dibangun dengan kesabaran, ketekunan, dan kolaborasi yang kuat,” tutur Arief.

GPEI Sulselbar berharap keberhasilan ekspor tersebut menjadi inspirasi bagi semakin banyak UMKM dan pelaku usaha di Sulawesi Selatan untuk meningkatkan kualitas produk, memperluas jaringan perdagangan internasional, serta menjadikan ekspor sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.
Comment