PHINISIMEDIA.COM, MAKASSAR – Gelombang perpindahan figur-figur penting dari Partai NasDem ke partai politik lain belakangan ini tidak melenyapkan rasa percaya diri jajaran pengurus DPW Partai NasDem Sulawesi Selatan (Sulsel).
Ketua DPW NasDem Sulsel, Syaharuddin Alrif, menegaskan loyalitas para kepala daerah dan pengurus yang merupakan kader murni Partai NasDem di Sulsel telah teruji.
Karena itu, ia yakin mereka tidak akan tergiur oleh lobi-lobi politik dari pihak luar.
Pernyataan ini dilontarkan Syaharuddin menyikapi fenomena eksodus sejumlah tokoh kunci eks NasDem.
Sebagaimana diketahui, mantan Ketua DPW NasDem Sulsel Rusdi Masse (RMS) bersama Rezki Mulfiati Lutfi dan Lutfi Halide resmi merapat ke PSI pada akhir Januari 2026.
Tren kepindahan tersebut berlanjut pada Agustus 2026 saat Bupati Enrekang Muhammad Yusuf Ritangnga memutuskan berpaling ke Partai Gerindra dan langsung ditunjuk sebagai Ketua DPC Gerindra Enrekang.
Menanggapi kepindahan para elite politik tersebut, Syaharuddin menegaskan bahwa pilihan berpindah bendera merupakan hak individual yang wajib dihormati.
“Masalah pilihan politik kita adalah masalah urusan pribadi. Nah, kalau orang sudah menentukan pilihan politik dan dia beralih ke partai lain, saya kira tidak bisa dihalangi,” kata Syaharuddin di sela-sela acara konsolidasi partai di Makassar, Minggu (30/8/2026).
Meski demikian, Bupati Sidrap ini menggarisbawahi kekuatan utama fondasi NasDem di Sulsel saat ini. Ia menekankan bahwa jajaran kader yang bertahan merupakan politisi murni yang merintis perjuangan partai sejak nol.
“Tapi ya kami di NasDem ini adalah kader yang membangun dari awal, ikut di Pemilu dari awal. Dengan posisi kepala daerah NasDem yang ada sekarang ini, ya tentu adalah kader-kader murni yang ada di Partai NasDem. Saya yakin konsistensi dan komitmen perjuangan masih tetap terjaga,” tegas Syaharuddin.
Ia tak menampik bahwa gerak-gerik partai pesaing untuk melobi kader-kader potensial NasDem terus berlangsung secara masif.
Namun, Syahar optimistis benteng loyalitas kader murni NasDem Sulsel tak akan goyah oleh tawaran atau iming-iming politik.
“Yang namanya orang lobi-lobi, negosiasi, ya pasti ada. Tapi saya rasa komitmen perjuangan, konsisten menjalankan amanah, ya insya Allah kader-kader kami pasti bisa menjaga dengan baik,” pungkasnya.
Optimisme Syaharuddin berlandaskan status NasDem sebagai pemenang Pemilu 2024 di Sulawesi Selatan yang menguasai 85 kursi DPRD di 11 daerah pemilihan (dapil).
Untuk mengukuhkan dominasi menuju Pemilu 2029, NasDem Sulsel kini juga membidik penambahan target alokasi DPR RI dapil Sulsel dari 5 menjadi minimal 7 kursi.
Comment