PHINISIMEDIAM.COM, JAKARTA – Ketua DPD Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar), Arief R. Pabettingi, menghadiri perayaan Hari Kemerdekaan Republik Bulgaria yang digelar di Four Seasons Hotel Jakarta, Senin (21/9/2026).
Kehadiran Arief dalam momentum tersebut sekaligus menjadi bagian dari peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Bulgaria khususnya Sulawesi Selatan (Sulsel)-Bulgaria. Dalam kesempatan itu, Arief menilai hubungan persahabatan kedua negara dapat menjadi ruang untuk memperluas kerja sama ekonomi, khususnya di sektor perdagangan, investasi, ekspor-impor dan logistik.
Arief yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum DPP Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA) Bidang Fiskal dan Kepabeanan mengatakan, hubungan bilateral yang telah terjalin selama tujuh dekade memiliki nilai strategis bagi dunia usaha Indonesia.
Menurutnya, penguatan hubungan Sulsel-Bulgaria tidak hanya penting dalam konteks diplomasi, tetapi juga dapat membuka peluang bagi produk dan pelaku usaha Indonesia untuk memperluas akses ke pasar Eropa.
“Semoga persahabatan kedua negara semakin kuat dan membuka lebih banyak peluang kerja sama di bidang perdagangan, investasi, ekspor-impor dan logistik, khususnya bagi dunia usaha dan produk Indonesia khusunya Sulsel untuk menembus pasar Eropa,” ujar Arief.

Ia menilai sektor logistik juga memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan hubungan perdagangan kedua negara. Kelancaran konektivitas dan efisiensi rantai pasok menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya memperluas pasar produk Sulsel di mancanegara.
Bagi Arief, momentum 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Bulgaria dapat menjadi kesempatan untuk memperkuat komunikasi dan jejaring antara pelaku usaha kedua negara.
“Hubungan yang semakin erat tentu menjadi modal penting untuk membangun kerja sama yang saling menguntungkan, termasuk dalam perdagangan dan investasi,” katanya.
Sebagai Ketua GPEI Sulselbar, Arief juga membawa perhatian terhadap potensi produk-produk dari daerah untuk dapat masuk ke pasar internasional. Menurutnya, perluasan pasar ekspor membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, sektor logistik dan berbagai pemangku kepentingan.
Momentum perayaan Hari Kemerdekaan Bulgaria sekaligus peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Bulgaria tersebut menjadi salah satu ruang bagi dunia usaha untuk membangun jejaring dan membuka peluang kerja sama ekonomi yang lebih luas.
Arief berharap hubungan persahabatan Indonesia dan Bulgaria yang telah berlangsung selama 70 tahun dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi kedua negara, termasuk dalam mendorong perdagangan serta membuka akses baru bagi produk Indonesia menuju pasar Eropa.
Comment