PHINISIMEDIA.COM, MAKASSAR – Ketua DPD Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Sulawesi Selatan dan Barat, Arief R. Pabettingi, mendapat undangan dari Embassy of the Republic of Bulgaria in Jakarta untuk menghadiri peringatan Bulgarian Independence Day ke 118 tahun sekaligus memperingati 70 tahun hubungan diplomatik Bulgaria–Indonesia.

Berdasarkan undangan yang diterima, kegiatan tersebut akan berlangsung pada Senin, 21 September 2026 pukul 18.30 WIB di Palm Court Restaurant, Lobby Floor, Four Seasons Hotel Jakarta.
Bagi Arief, undangan tersebut menjadi kesempatan untuk memperluas silaturahmi sekaligus membangun jejaring dengan berbagai pihak dalam konteks hubungan ekonomi dan perdagangan internasional.
“Undangan dari Kedutaan Besar Bulgaria ini tentu menjadi sebuah kehormatan sekaligus kesempatan untuk memperluas silaturahmi dan jejaring internasional. Bagi kami di GPEI, hubungan diplomatik yang telah terjalin selama 70 tahun antara Indonesia dan Bulgaria merupakan modal penting untuk terus membuka ruang komunikasi di sektor perdagangan dan dunia usaha,” ujar Arief.
Menurutnya, hubungan diplomatik antarnegara tidak hanya memiliki arti penting dalam konteks hubungan pemerintahan, tetapi juga dapat membuka peluang kerja sama ekonomi yang memberikan manfaat bagi dunia usaha.
“Kita ingin hubungan yang baik antarnegara juga dapat memberikan manfaat bagi dunia usaha. Indonesia memiliki banyak produk unggulan yang potensial untuk dipasarkan ke berbagai negara. Tugas kita adalah membangun jejaring, memperkenalkan potensi tersebut dan membuka sebanyak mungkin peluang kerja sama,” katanya.
Arief menilai, sektor perdagangan dan ekspor membutuhkan jaringan internasional yang kuat. Karena itu, komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk perwakilan diplomatik negara sahabat, menjadi bagian penting dalam memperkenalkan potensi produk Indonesia.
Sebagai Ketua GPEI Sulselbar, Arief juga membawa perhatian terhadap potensi komoditas dan produk unggulan Sulawesi Selatan agar semakin dikenal di pasar global.
“Sulawesi Selatan memiliki potensi yang besar. Karena itu, membangun hubungan dan komunikasi dengan berbagai pihak di tingkat nasional maupun internasional menjadi bagian dari ikhtiar kita untuk membawa produk daerah semakin dikenal di pasar global,” tuturnya.

Peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Bulgaria–Indonesia sendiri menjadi momentum yang dapat mempererat hubungan kedua negara. Bagi kalangan dunia usaha, hubungan yang semakin baik dapat menjadi ruang untuk mengenal potensi pasar, membangun koneksi bisnis, serta menjajaki peluang perdagangan dan investasi.
Arief menegaskan, GPEI Sulselbar akan terus mendorong keterlibatan pelaku usaha daerah dalam jaringan perdagangan internasional.
“Kita harus melihat setiap kesempatan sebagai ruang untuk membangun konektivitas. Semakin luas jejaring yang kita bangun, semakin besar pula peluang produk Indonesia, termasuk dari Sulawesi Selatan, untuk masuk dan dikenal di pasar internasional,” pungkasnya.
Comment