Winger Bayern Munich Michael Olise Jadi Senjata Rahasia Prancis Hadapi Spanyol

PHINISIMEDIA.COM, MAKASSAR – Timnas Prancis kembali mengandalkan kreativitas Michael Olise saat menghadapi Spanyol pada babak semifinal Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium, Rabu (15/7/2026) pukul 02.00 WIB.

Winger Bayern Munich itu diprediksi menjadi salah satu kunci permainan Les Bleus dalam upaya menembus pertahanan Spanyol yang sejauh ini menjadi yang paling kokoh di turnamen.

Olise tampil sebagai salah satu pemain paling menonjol di skuad Didier Deschamps sepanjang Piala Dunia 2026.

Meski bukan pencetak gol terbanyak, kontribusinya dalam membangun serangan membuat dirinya dijuluki sebagai “Raja Asis” Les Bleus.

Hingga menjelang semifinal, pemain berusia 24 tahun tersebut telah membukukan lima assist dari enam pertandingan.

Catatan itu menempatkannya di puncak daftar pemberi assist terbanyak turnamen sekaligus menyamai rekor sejumlah legenda Piala Dunia seperti Diego Maradona (1986), Thomas Hassler (1994), Robert Gadocha (1974), dan Pierre Littbarski (1982).

Kini Olise hanya membutuhkan satu assist lagi untuk menyamai rekor sepanjang masa milik legenda Brasil, Pele, yang mencatatkan enam assist dalam satu edisi Piala Dunia pada 1970.

Performa impresif Olise menjadi salah satu alasan mengapa lini serang Prancis tampil begitu produktif.

Les Bleus telah mencetak 16 gol sepanjang turnamen dengan mengandalkan kombinasi permainan cepat, umpan-umpan terukur, dan pergerakan dinamis para pemain depan.

Olise menjadi motor kreativitas di belakang Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, serta Desire Doue atau Bradley Barcola.

Kemampuannya mengirim umpan terobosan dan membuka ruang membuat pertahanan lawan kerap kesulitan mengantisipasi variasi serangan Prancis.

Didier Deschamps diperkirakan kembali mempertahankan formasi 4-2-3-1 dengan menempatkan Olise di sisi kanan lini serang.

Kylian Mbappe akan menjadi ujung tombak setelah dipastikan berada dalam kondisi bugar, didukung Ousmane Dembele di sisi kiri serta Desire Doue sebagai gelandang serang.

Di lini tengah, Manu Kone dan Adrien Rabiot akan bertugas menjaga keseimbangan permainan, sementara Dayot Upamecano dan William Saliba kembali menjadi duet andalan di jantung pertahanan.

Meski demikian, tantangan yang dihadapi Prancis kali ini jauh lebih berat dibanding pertandingan sebelumnya.

Spanyol datang ke semifinal dengan pertahanan terbaik sepanjang Piala Dunia 2026.

Tim asuhan Luis de la Fuente baru kebobolan satu gol dari enam pertandingan serta telah mencatatkan lima clean sheet.

Solidnya duet Aymeric Laporte dan Pau Cubarsi, ditambah peran Rodri sebagai jangkar lini tengah, membuat La Furia Roja menjadi tim paling sulit ditembus di turnamen.

Karena itu, kreativitas Olise diyakini akan menjadi senjata utama Prancis untuk memecah kebuntuan. Kemampuannya menemukan celah di antara lini pertahanan lawan menjadi aspek yang paling diandalkan Deschamps.

Selain mengincar tiket ke final, laga ini juga menjadi kesempatan bagi Prancis membalas kekalahan dari Spanyol pada semifinal Euro 2024.

Kala itu Les Bleus harus mengakui keunggulan La Furia Roja 1-2 setelah sempat unggul lebih dulu melalui Randal Kolo Muani.

Lamine Yamal dan Dani Olmo kemudian membalikkan keadaan dan mengantar Spanyol ke final.

Secara keseluruhan, Spanyol memang masih unggul dalam rekor pertemuan kedua negara dengan 18 kemenangan dari 38 laga.

Prancis meraih 13 kemenangan, sementara tujuh pertandingan lainnya berakhir imbang.

Namun, satu-satunya pertemuan mereka di putaran final Piala Dunia justru dimenangkan Prancis.

Pada babak 16 besar Piala Dunia 2006, Les Bleus menundukkan Spanyol 3-1 melalui gol Franck Ribery, Patrick Vieira, dan Zinedine Zidane.

Semifinal kali ini diperkirakan berlangsung ketat. Spanyol memiliki pertahanan terbaik, sementara Prancis datang dengan lini serang paling produktif dan sosok Michael Olise yang sedang berada dalam performa terbaiknya.

Apabila kembali mampu menyumbang assist, bintang Bayern Munich tersebut bukan hanya membawa Prancis selangkah lebih dekat ke final, tetapi juga berpeluang mengukir sejarah baru sebagai pemilik rekor assist terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia.

Comment