PHINISIMEDIA.COM, DALLAS – Timnas Prancis kembali berhadapan dengan salah satu rival terkuatnya di Eropa, Spanyol, pada babak semifinal Piala Dunia 2026.
Duel yang akan berlangsung di Dallas Stadium, Rabu (15/7/2026) pukul 02.00 WIB itu bukan sekadar perebutan satu tiket menuju final, tetapi juga menjadi ajang pembuktian siapa yang lebih layak melanjutkan mimpi menjadi juara dunia.
Bagi Les Bleus, pertandingan ini membangkitkan memori manis dua dekade silam.
Hingga kini, satu-satunya pertemuan Prancis dan Spanyol di putaran final Piala Dunia terjadi pada babak 16 besar Piala Dunia 2006 di Jerman.
Saat itu, banyak yang menjagokan Spanyol yang dihuni generasi emas seperti Iker Casillas, Xavi Hernandez, Xabi Alonso, Cesc Fabregas, Raul Gonzalez, Fernando Torres, hingga David Villa.
Namun, pengalaman Prancis berbicara.
Tim asuhan Raymond Domenech yang diperkuat Zinedine Zidane, Thierry Henry, Patrick Vieira, Claude Makelele, Lilian Thuram, David Trezeguet, dan Franck Ribery berhasil membalikkan keadaan dan menang meyakinkan 3-1.
Spanyol sempat unggul lebih dulu melalui penalti David Villa pada menit ke-27.
Akan tetapi, Prancis menunjukkan mental juara. Franck Ribery menyamakan kedudukan sebelum turun minum, Patrick Vieira membawa Les Bleus berbalik unggul, lalu Zinedine Zidane menutup kemenangan lewat gol indah pada menit-menit akhir pertandingan.
Kemenangan tersebut menjadi salah satu titik balik perjalanan Prancis menuju final Piala Dunia 2006. Les
Bleus kemudian menyingkirkan Brasil di perempat final dan Portugal di semifinal sebelum akhirnya kalah dramatis dari Italia melalui adu penalti pada partai puncak.
Kini, hampir 20 tahun kemudian, sejarah kembali mempertemukan kedua negara di panggung terbesar sepak bola dunia.
Meski hanya sekali bertemu di Piala Dunia, rivalitas Prancis dan Spanyol terus berlanjut di berbagai turnamen besar Eropa.
Dalam beberapa tahun terakhir, Spanyol memang lebih sering tersenyum.
La Furia Roja menyingkirkan Prancis pada semifinal Euro 2024 dengan skor 2-1.
Setahun kemudian, Spanyol kembali mengalahkan Les Bleus dalam semifinal UEFA Nations League 2025 lewat pertandingan dramatis yang berakhir 5-4.
Namun Prancis juga memiliki catatan positif.
Pada final UEFA Nations League 2021, Les Bleus sukses membalikkan keadaan dan menang 2-1 melalui gol Karim Benzema dan Kylian Mbappe untuk membawa pulang trofi.
Secara keseluruhan, sejarah pertemuan memang sedikit berpihak kepada Spanyol.
Dari 38 pertandingan resmi maupun persahabatan sejak 1922, Spanyol mencatatkan 18 kemenangan. Sementara Prancis meraih 13 kemenangan, sedangkan tujuh laga lainnya berakhir imbang.
Meski demikian, ketika berbicara mengenai Piala Dunia, statistik tersebut seolah kehilangan arti. Justru Prancis menjadi tim yang pernah memenangkan satu-satunya duel kedua negara di ajang tersebut.
Momentum itulah yang kini ingin dihidupkan kembali oleh Didier Deschamps.
Pelatih yang membawa Prancis menjadi juara dunia 2018 itu kembali berhasil mengantar timnya menembus empat besar Piala Dunia.
Les Bleus melaju ke semifinal setelah menyingkirkan Paraguay dengan skor tipis 1-0.
Gol tunggal Kylian Mbappe dari titik penalti memastikan langkah Prancis tetap berlanjut meski harus menghadapi pertandingan yang berlangsung keras dan penuh provokasi.
Di sisi lain, Spanyol datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah tampil impresif sepanjang turnamen.
Kombinasi pemain muda dan senior membuat La Furia Roja kembali disebut sebagai salah satu tim dengan permainan paling atraktif di Piala Dunia 2026.
Prancis diperkirakan kembali mengandalkan ketajaman Kylian Mbappe yang sedang bersaing dalam perebutan Sepatu Emas.
Sang kapten juga menjadi motor utama serangan Les Bleus sepanjang turnamen.
Sementara Spanyol tetap bertumpu pada kreativitas lini tengah serta kecepatan para pemain mudanya untuk membongkar pertahanan lawan.
Pertandingan di Dallas diprediksi berlangsung sangat ketat. Kedua negara sama-sama memiliki pengalaman, kualitas individu, serta kedalaman skuad yang mumpuni untuk melangkah ke final.
Namun bagi Prancis, ada satu modal tambahan yang tidak dimiliki Spanyol, yakni kenangan indah pada Piala Dunia 2006.
Kala itu Les Bleus berhasil menghentikan generasi emas Spanyol dan melaju hingga partai final. Kini, sejarah memberi mereka kesempatan untuk mengulang kisah serupa.
Apakah jejak kemenangan 3-1 pada 2006 akan kembali menjadi pertanda keberuntungan bagi Les Bleus, atau justru Spanyol yang berhasil membalas kekalahan lama dan mengamankan tiket menuju final Piala Dunia 2026?
Jawabannya akan ditentukan dalam duel sarat gengsi di Dallas.
Comment