Sapi Liar Tamangapa Dikandangkan, Pemkot Makassar Appi Larang Ternak Berkeliaran di TPA

PHINISIMEDIA.COM, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar mengambil langkah tegas untuk menyetop praktik pembiaran ternak yang berkeliaran di area Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang. 

Seluruh sapi yang selama ini mencari makan di tengah gunungan sampah kini mulai ditertibkan dan dialihkan ke area penangkaran khusus (ranch) yang disiapkan pemerintah.

Penataan ini menjadi bagian dari komitmen Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam merombak total wajah TPA Tamangapa.

Ini sekaligus menjamin kualitatif kesehatan pangan warga dari ancaman daging ternak pengonsumsi sampah campuran.

“Kita tidak ingin lagi ada ternak yang dibiarkan berkeliaran makan sampah. Makanya kita lokalisasi dan siapkan lokasi penangkaran. Pakan organiknya kita pasok dari hasil pemilahan sampah rumah tangga dan pasar yang sudah terolah,” tegas Munafri saat meninjau kawasan TPA Tamangapa, Kamis (17/9/2026).

Langkah pelarangan ini dipandu langsung dengan pembenahan sarana pakan serta infrastruktur penunjang.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan PD Pasar Makassar diinstruksikan menghitung secara presisi pasokan pakan organik harian agar kebutuhan ratusan sapi di dalam ranchsenantiasa terpenuhi.

Selain aspek kesehatan hewan, skema lokalisasi ini dirancang untuk mendongkrak nilai ekonomi para pemilik ternak.

Berdekatan dengan ketersediaan Rumah Potong Hewan (RPH), area ranch di TPA Tamangapa akan difungsikan sebagai ruang transaksi jual-beli ternak yang higienis dan terintegrasi.

Dengan demikian, peternak tidak perlu lagi menjajakan sapi mereka di pinggir jalan raya.

Secara bersamaan, pembenahan TPA Tamangapa juga menyasar pengolahan limbah cair atau air lindi dengan aplikasi teknologi EcoTru serta pemasangan jaringan pipa venting gas metana.

Langkah-langkah masif ini perlahan mengikis kesan kumuh kawasan Antang menuju standar pengelolaan sampah berbasis sanitary landfill.

Munafri pun mengingatkan bahwa keberhasilan penataan ini sangat bergantung pada konsistensi pemilahan sampah dari tingkat rumah tangga.

Semakin disiplin warga memisahkan limbah organik dan anorganik dari rumah.

Maka ringan beban TPA serta semakin terjamin pasokan pakan pakan sehat bagi ternak yang sudah dikandangkan.

Comment