Dorong Ekonomi Daerah, Apersi Sulsel Gandeng DPR RI Gelar Apex 2026 untuk Akselerasi Program 3 Juta Rumah

PHINISIMEDIA.COM, MAKASSAR — Sektor properti kembali diposisikan sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Dewan Pengurus Daerah (DPD) Apersi Sulawesi Selatan menggandeng Komisi V DPR RI untuk memperkuat dampak ekonomi dari gelaran Apersi Property Expo (Apex) 2026.

Langkah ini ditandai dengan pertemuan panitia Apex bersama Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras, di Jakarta, Kamis (30/4/2026). Pertemuan tersebut tak hanya membahas teknis pameran, tetapi juga strategi mendorong realisasi program nasional 3 juta rumah yang menjadi salah satu pengungkit pertumbuhan ekonomi nasional.

Ketua Panitia Apex 2026, Akbar Yusuf, menegaskan bahwa pameran ini dirancang lebih dari sekadar ajang transaksi properti. Apex diposisikan sebagai katalis yang menghubungkan pengembang, perbankan, dan masyarakat dalam satu ekosistem ekonomi perumahan.

“Efek berganda (multiplier effect) dari sektor perumahan sangat besar. Tidak hanya mendorong penyerapan tenaga kerja, tetapi juga menggerakkan industri turunan seperti bahan bangunan, jasa konstruksi, hingga sektor keuangan,” ujarnya.

Menurut Akbar, dengan mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, akses masyarakat terhadap pembiayaan rumah akan semakin terbuka. Hal ini dinilai krusial untuk mempercepat perputaran ekonomi, khususnya di Sulawesi Selatan yang masih memiliki backlog perumahan cukup tinggi.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan kebijakan dari pemerintah pusat, termasuk melalui mitra kerja Komisi V DPR RI dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait.

Sementara itu, Andi Iwan Darmawan Aras menyambut positif inisiatif tersebut dan menilai sektor perumahan memiliki peran strategis dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

“Program 3 juta rumah bukan hanya menjawab kebutuhan hunian, tetapi juga instrumen untuk menggerakkan ekonomi rakyat. Setiap pembangunan rumah menciptakan rantai aktivitas ekonomi yang luas,” jelasnya.

Ia menambahkan, Komisi V DPR RI akan terus mendorong kebijakan yang memperkuat sektor ini, mulai dari kemudahan perizinan, ketersediaan lahan, hingga skema pembiayaan yang lebih inklusif.

“Kita ingin sektor perumahan ini benar-benar menjadi lokomotif ekonomi, terutama di daerah. Pengembang lokal harus didorong agar bisa tumbuh dan berkontribusi lebih besar,” tegasnya.

Apex 2026 dijadwalkan berlangsung pada 13–16 Agustus 2026 di Mall Panakkukang, Makassar. Ajang ini akan menghadirkan berbagai proyek hunian, penawaran pembiayaan dari perbankan, serta peluang investasi properti yang kian diminati di tengah tren pemulihan ekonomi.

Dengan sinergi antara pelaku usaha dan pemerintah, Apex 2026 diharapkan menjadi momentum penting untuk mempercepat realisasi program 3 juta rumah sekaligus memperkuat fondasi ekonomi daerah melalui sektor properti.

Comment