PHINISIMEDIA.COM, MAKASSAR – Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menjadi tuan rumah penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Nasional Tahun 2026.
Dalam ajang bergengsi antar-Aparatur Sipil Negara (ASN) se-Indonesia ini, Kota Makassar dan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) dipercaya untuk berbagi peran sebagai lokasi penyelenggaraan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelepasan defile kafilah di halaman Balai Kota Makassar pada Senin (24/8/2026).
Prosesi tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional (DPKN) sekaligus Kepala BKN Prof Dr Zudan Arif Fakrulloh, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman.
Hadir pula Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, serta jajaran pejabat daerah lainnya.
Pembukaan acara dijadwalkan berlangsung meriah di Lapangan Karebosi, Makassar, pada Senin malam dengan dihadiri Menteri Agama beserta jajaran pejabat pusat dan daerah.
Ketua KORPRI Kota Makassar yang juga Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda, menjelaskan bahwa pembagian tugas antara Makassar dan Pangkep telah dirancang untuk mendukung kelancaran seluruh cabang perlombaan.
Kota Makassar difokuskan sebagai pusat pembukaan serta arena untuk sejumlah cabang lomba, sedangkan Kabupaten Pangkep akan menjadi lokasi penutupan agenda nasional ini.
“Ini MTQ senusantara, se-Indonesia, yang diadakan di Provinsi Sulawesi Selatan. Ada dua kota yang menjadi tuan rumah, pertama Kota Makassar dan Kabupaten Pangkep,” ujar Zulkifly.
Di Kota Makassar, panitia telah menyiapkan beberapa titik strategis sebagai venue perlombaan, antara lain:
Balai Kota Makassar
Mal Pelayanan Publik (MPP) Makassar
Asrama Haji Sudiang
Sementara itu, untuk pelaksanaan teknis di Kabupaten Pangkep, koordinasi terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) bersama pihak terkait hingga tahap penutupan perlombaan.
MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 ini mencatatkan partisipasi sebanyak 1.157 peserta yang terbagi ke dalam 117 kafilah.
Rinciannya terdiri dari perwakilan 38 provinsi serta 79 kementerian dan lembaga.
Kehadiran ribuan ASN dari seluruh penjuru Nusantara ini diharapkan tidak hanya sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga memperkuat semangat pengabdian serta kebersamaan para abdi negara.
Comment