PHINISIMEDIA.COM, MAKASSAR – Sayap kanan Bayern Munchen, Michael Olise, tampil menonjol sebagai pengatur ritme permainan saat Timnas Prancis meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Irak pada lanjutan Grup I Piala Dunia FIFA 2026.
Dalam laga yang berlangsung dengan intensitas tinggi tersebut, Prancis kembali menunjukkan dominasinya meski sempat mendapat perlawanan pada awal pertandingan.
Namun, peran Michael Olise menjadi sorotan utama. Gelandang berusia 24 tahun itu tampil sebagai kreator serangan yang menghidupkan permainan Les Bleus dari lini tengah.
Olise menjadi aktor penting dalam terciptanya sejumlah peluang berbahaya yang kemudian dimanfaatkan dengan baik oleh lini depan Prancis, terutama Kylian Mbappe.
Mbappe sendiri kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut.
Ia membuka keunggulan lewat tembakan keras dari luar kotak penalti sebelum menambah gol kedua setelah memanfaatkan kesalahan lini belakang Irak.
Gol tambahan Prancis dicetak melalui kerja sama apik lini serang yang diawali pergerakan Olise.
Penyerang kreatif tersebut mengirimkan umpan terobosan matang yang membuka ruang bagi serangan cepat Les Bleus hingga berujung gol.

Kombinasi Olise dan Mbappe menjadi sorotan, di mana Olise berperan sebagai pengatur tempo dan pemberi umpan kunci, sementara Mbappe menjadi eksekutor di lini depan.
Performa tersebut semakin mengukuhkan peran Olise sebagai salah satu pemain kunci baru dalam skema pelatih Didier Deschamps, terutama dalam mengatur alur serangan dari lini tengah.
Sementara itu, Prancis terlihat semakin solid dalam dua laga awal mereka di Piala Dunia 2026.
Kemenangan atas Irak membuat mereka menjaga catatan sempurna di fase grup sekaligus memastikan langkah ke babak berikutnya semakin terbuka.
Dengan hasil ini, Prancis dipastikan menjadi salah satu kandidat kuat di turnamen, terlebih dengan performa impresif yang ditunjukkan oleh kombinasi pemain muda dan senior.
Kylian Mbappe tetap menjadi sorotan utama dari sisi produktivitas gol, namun kontribusi Michael Olise di lini tengah kini mulai mendapat perhatian besar sebagai motor permainan baru Les Bleus di Piala Dunia 2026.
Comment